MAKASSAR, UTAMA POS - Rasa syukur dan haru menyelimuti Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Senin malam (15/6/2026). Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu, Muh. Zain Machmoed, hadir langsung dalam kegiatan penerimaan jemaah haji. Kehadirannya menjadi bukti nyata komitmen dan perhatian Pemerintah Kabupaten Pasangkayu terhadap warganya yang baru pulang beribadah.
Para jemaah yang tergabung dalam Kloter 20 tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 19.49 Wita. Setibanya di Makassar, rombongan tersebut disambut dalam sebuah prosesi serah terima resmi.
Sebanyak 391 jemaah dan petugas haji yang kembali merupakan gabungan dari Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Maros, dan Luwu Utara. Rinciannya, 267 jemaah asal Sulawesi Barat, 64 dari Maros, 54 dari Luwu Utara, serta enam orang merupakan petugas kloter.
Wakil Koordinator Penjemputan dan Penerimaan Jemaah Haji Debarkasi Makassar, Wahyuddin Hakim, secara simbolis menyerahkan para jemaah kepada pemerintah daerah. Penyerahan ini menandai berakhirnya tanggung jawab panitia pusat dan dimulainya peran pemerintah daerah untuk memulangkan jemaah ke daerah masing-masing.
Dalam sambutannya, Sekda Machmoed menyampaikan kebahagiaannya atas kepulangan seluruh jemaah dalam kondisi sehat.
“Alhamdulillah, malam ini menjadi malam yang penuh kebahagiaan bagi kita semua. Setelah melalui perjalanan panjang dan berpisah dengan keluarga selama beberapa waktu, para jemaah akhirnya kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan telah menyempurnakan ibadah hajinya,” ujarnya mewakili pemerintah daerah.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Mamuju Tengah, Maros, dan Luwu Utara, ia mengucapkan selamat datang. Ia berharap seluruh jemaah mampu menjaga predikat haji mabrur yang telah diraih.
“Semoga seluruh jemaah mampu menjaga kemabruran hajinya serta menjadi pribadi yang dapat memberikan keteladanan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan membawa keberkahan bagi masyarakat di daerah masing-masing,” pesan Sekda Machmoed lebih lanjut.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebaikan yang diperoleh di Tanah Suci harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, kepulangan mereka membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Ini menjadi momen penting dalam perjalanan spiritual mereka.
Selain menyambut jemaah, acara tersebut juga menjadi ajang apresiasi bagi para petugas haji. Sekda Machmoed secara khusus memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, tenaga kesehatan, dan pendamping kloter. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras mereka dalam memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, tenaga kesehatan, serta petugas pendamping yang telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan untuk melayani para jemaah. Semoga segala pengorbanan dan pengabdian tersebut menjadi amal ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT,” ungkapnya.
Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar mencatat adanya perubahan jumlah jemaah saat kepulangan. Kloter 20 awalnya diberangkatkan dengan 393 orang. Namun, satu jemaah dimutasi ke Kloter 15 dan satu lainnya wafat di Arab Saudi, sehingga jumlah yang kembali menjadi 391 orang.
Dengan kedatangan Kloter 20, total jemaah dan petugas yang telah kembali melalui Debarkasi Hasanuddin Makassar mencapai 7.839 orang. Jumlah tersebut berasal dari 20 kloter kepulangan, menandai proses pemulangan haji yang berjalan lancar dan terstruktur. (*)










LEAVE A REPLY