Daerah

Membangun dari Desa: Sekda Pasangkayu Resmikan Program Cinta Statistik

134
0
SHARE
Membangun dari Desa: Sekda Pasangkayu Resmikan Program Cinta Statistik

PASANGKAYU, UTAMA POS – Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu, Muh. Zain Machmoed, S.Sos., M.Si, secara resmi membuka kegiatan Pencanangan Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) dan Sensus Ekonomi Tahun 2026, di Ruang Pola Kantor Bupati Pasangkayu, Selasa (23/6/2026).

Kehadiran Sekda menandai komitmen pemerintah daerah terhadap pentingnya pembangunan berbasis data. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas data statistik di tingkat desa. Selain itu, program ini juga mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Sekda Pasangkayu menekankan bahwa ketersediaan data yang akurat dan mutakhir merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Ia menjelaskan bahwa data yang dapat dipertanggungjawabkan akan menghasilkan kebijakan yang efektif dan efisien. Melalui program Desa Cantik, pemerintah desa diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik.

"Ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah," ujar Muh. Zain Machmoed.

Program ini diharapkan dapat mendorong pembangunan desa yang lebih terencana dan terukur.

Kegiatan pencanangan tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur penting dari lingkungan pemerintah dan lembaga terkait. Hadir perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pasangkayu, para Asisten Sekretariat Daerah, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasangkayu. Selain itu, Kepala Pengadilan Agama Pasangkayu, Kepala Lapas Kelas III Pasangkayu, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasangkayu, dan perwakilan Badan Pertanahan Nasional turut memeriahkan acara. Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat Pedongga, serta Kepala Desa Batu Oge dan Martasari juga hadir. Para petugas sensus dan Ustadz Afgani pun ikut serta dalam kegiatan ini.

Sensus Ekonomi 2026 yang dicanangkan bersamaan dengan program Desa Cantik memiliki peran strategis bagi pembangunan daerah. Data yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan ekonomi di tingkat kabupaten. Pemahaman yang mendalam tentang potensi ekonomi desa sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BPS, diharapkan seluruh data yang terkumpul dapat diolah dengan baik. Hal ini akan memudahkan pemerintah dalam mengalokasikan sumber daya secara lebih tepat sasaran.

Sekda Pasangkayu juga menyampaikan harapannya agar seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam mewujudkan tata kelola data yang berkualitas. Ia mengajak pemerintah desa untuk proaktif memanfaatkan program Desa Cantik guna meningkatkan kapasitas aparatur desa. Pengelolaan data yang baik akan membantu desa dalam menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif.

"Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, BPS, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan," ungkapnya.

Sinergi ini menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Pasangkayu yang lebih maju dan sejahtera.

Acara pencanangan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Para kepala desa menyambut baik program Desa Cantik yang dianggap dapat membantu mereka dalam mengelola data pembangunan. Dengan adanya data yang akurat, setiap desa dapat merumuskan program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan warganya. Kolaborasi antara desa, kecamatan, dan kabupaten menjadi fondasi penting bagi kesuksesan program ini. Ke depan, Pasangkayu optimis dapat menjadi kabupaten dengan tata kelola data statistik yang unggul di tingkat provinsi. (*/hms)